- 1- Menjunjung sumpah dengan nama Allah, bahwa ia tidak dilakukan kecuali karena suatu hajat.
- 2- Penghasilan yang haram walaupun jumlahnya banyak, keberkahannya dicabut sehingga tidak memiliki kebaikan sama sekali.
- 3- Al-Qārī berkata, "Hilangnya keberkahan harta yang dihasilkan bisa jadi dalam bentuk hartanya musnah atau dibelanjakan pada sesuatu yang tidak ia dapatkan manfaatnya di dunia atau pahalanya di akhirat, atau harta tersebut bertahan di tangannya namun ia tidak mendapatkan manfaatnya atau diwarisi oleh orang yang tidak mensyukurinya."
- 4- An-Nawawiy berkata, "Adanya larangan banyak bersumpah dalam jual beli karena sumpah tanpa keperluan hukumnya makruh, apalagi disertai upaya melariskan barang jualan dan bisa jadi pembeli tertipu dengan sumpah tersebut."
- 5- Banyak bersumpah adalah cacat dalam keimanan dan cacat dalam tauhid karena banyak bersumpah melahirkan dua perkara:
- Pertama: Menggampangkan sumpah dan tidak menghiraukannya.
- Kedua: Berbohong; karena orang yang banyak bersumpah akan jatuh dalam kebohongan.
- Sebab itu, sumpah harus dikurangi, dan tidak sering melakukannya. Oleh karena itu, Allah -Subḥānahu wa Ta'ālā- berfirman, "Jagalah sumpah kalian." (QS. Al-Mā`idah: 89)